Senin, 14 Desember 2015

PROPOSAL USAHA (CONTOH)

 BAB I
PENDAHULUAN

1.1            Konsep Bisnis
              1.1.1.Selera
Faktor utama yang menentukan kesuksesan dari usaha kuliner adalah citarasa makanannya. "Sesuaikan citarasa makanan dengan target pasar yang dituju. Lakukan survei pasar untuk menemukan apa yang diinginkan masyarakat,".
             
1.1.2.LifeStyle
Makanan sekarang ini bukan hanya sebagai pemuas rasa lapar, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup. "Jakarta merupakan salah satu kota yang menjadikan makanan sebagai bagian dari gaya hidup keseharian mereka,". Jika pandai melihat peluang yang ada, dan menggabungkannya dengan jenis makanan yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, maka produk usaha Anda berpeluang untuk disukai banyak orang. 
             
1.1.3.DayaBeli                 
Sebelum menentukan produk yang akan dijual, lihat dulu lokasi yang menjadi tujuan usaha Anda, dan lingkungan sekelilingnya. Saya mengungkapkan, pemantauan kawasan sekeliling lokasi tujuan akan menentukan produk apa yang paling tepat untuk dijual. Observasi akan menentukan produk jualan berdasarkan daya beli masyarakat. Jika produk yang dijual terlalu mahal, sedangkan daya beli masyarakat rendah, maka bisnis tidak akan berjalan lancar.
             
1.1.4.Rencanaproduksi 
Konsep rencana produksi juga harus dipikirkan lebih lanjut. Perhatikan dengan teliti dari sumber bahan baku, alur produksi, harga produksi, peralatan, kualitas, keunggulan produk, sampai kemasan produk yang akan dijual.

1.2 Fitur Finansial
Dalam aspek finansial ini akan disajikan informasi tentang biaya investasi, modal kerja, cash flow dan biaya operasional yang terdiri dari fixed cost dan variable cost. Sebelum menyusun analisis kelayakan finansial maka perlu dibuat ihktisar biaya investasi.
Cashflow merupakan aliran kas dari suatu usaha yang terdiri dari penerimaan usaha (inflow) dan pengeluaran usaha (outflow). Aliran kas disusun untuk menunjukan perubahan kas selama satu periode tertentu serta memberikan alasan mengenai perubahan kas tersebut dengan menunjukkan dari mana sumber-sumber kas dan penggunaan-penggunaannya.













BAB II
Deskripsi Umum Perusahaan


2.1.1  Nama dan Alamat Perusahaan
      Nama perusahaan              :  CupCake Sport
      Alamat perusahaan            :  Jl. Veteran, No. 66 Semarang-Jawa Tengah
      No. Telp                            :  (021)214913

2.1.2  Nama dan Alamat Pemilik
Namapemilik           
:
Dea Ayu F.N
Alamat pemilik
:
Jl. Tandang RT 04/X
No. Telp
083818091300

2.1.3.  Nama dan Alamat Penanggung jawab
Nama
:
Mitha Purnatami
Alamat
:
Dea Ayu F.N
No. Telp
:
087788113766

2.1.4.  Informasi tentang bisnis yang dilaksanakan
Dalam perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan  yang menjual brmacam-macam model cupcake dengan motif club-club olahraga sepak bola dengan selera masyarakat Sukabumi, khususnya untuk kaum remaja.
Sebelum kami menjalankan perusahaan yang kami rencanakan ini, maka kami harus mempunyai modal usaha. Untuk merencanakan pemasaran, perusahaan kami akan mempromosikan dan mendistribusikan produk kami melalui pasar tradisional maupun pasar modern yang mudah terjangkau oleh para pembeli/konsumen.
 
BAB III
RANGKUMAN EKSEKUTIF

3.1.   Latar Belakang
Setiap orang pasti ingin menjadi Bos di bisnis atau usaha-nya sendiri. Hanya orang-orang yang berpikiran sempit-lah yang seumur hidup ingin menjadi orang gajian.
Banyak sekali jalan menuju kesuksesan, salah satu diantaranya dengan membuat sebuah cikal-bakal bisnis yang diharapkan mampu mengembangkan daya kreativitas dan inovasi. Hal ini sangat membutuhkan keberanian yang luar biasa. Hanya orang bernyali besar-lah yang mampu meng-gelontorkan sejumlah dana demi sebuah harapan yang belum pasti.
Bisnis adalah sebuah pembelajaran, dimana dibutuhkan analisa yang sangat dalam tentang prospek dan kelayakan dalam usaha itu. Oleh karena itu, bisnis itu harus dimulai sejak dini sehingga kita memiliki banyak waktu untuk dapat berpikir dan mengolah otak demi kesuksesan usaha tersebut.
Peluang usaha di depan mata, tidak ada salahnya kalau kita memulai sekarang. Inilah yang melatar belakangi berdirinya sebuah Toko Kue bernama CupCake Sport.
Akhir-akhir ini sering kali kita lihat pada media televisi, koran, serta internet banyak sekali pemberitaan mengenai sepakbola terutama pada Liga Champions yang diikuti oleh berbagai club-club sepak bola terbaik didunia yang sedang digilain oleh sebagian masyarakat luas, maka dari itu kami terinspirasi untuk membuat Toko Kue bernama CupCake sport .

3.2. Visi dan Misi
Visi     : Untuk memberikan style baru produk cupcake untuk memuaskan para konsumen.
Misi     : Memberikan dan menerapkan pelayanan yang baik dan berkualitas demi kepuasaan pelanggan.
3.3. Lokasi
Lokasi yang dipilih merupakan suatu tempat yang strategis di Komplek Ruko Cisaat karena terdapat banyak sekolah dimulai dari SD,SMP,SMA, lokasi mudah terlihat dan berada di jalan utama perumahan yang merupakan jalan lalu lalang masyarakat sekitar sehingga dapat dengan mudah dicari dan didatangi.
3.4. Ruangan / Tempat yang dibutuhkan
Ruangan / Tempat yang dibutuhkan pada awal membuka usaha toko ini yakni 1 ruangan berukuran 12x 6m.
3.5. Waktu Operasional
Waktu untuk melakukan pelayanan usaha ini dibuka daripukul 08.00 pagi sampai dengan pukul 21.00.
3.6. Target Pelanggan
Target pelanggan CupCake Sport ini adalah : untuk semua usia khusus bagi siswa dan siswa. Mereka adalah konsumen CupCake yang memiliki ciri khas tertentu. Selain menentukan lokasinya kita harus menentukan dekorasi atau penampilan toko tersebut. 
Usaha cupcakes ini cukup menjanjikan, karena masih sedikitnya pesaing cupcakes di kota Sukabumi. Selain harganya yang terjangkau, model cupcakes ini sangatlah beragam. Usaha Segmen pasar yang dipilih dalam usaha ini adalah masyarakat menengah ke bawah maupun atas. Produk cupcakes disesuaikan dengan target pasarnya, oleh karena itu harga produk dapat terjangkau.



BAB IV
DESKRIPSI USAHA

4.1.   Produk yang dihasilkan
Dalam sehari penjualan cupcake ini menghabiskan sampai 15box kue dengan 6 pcs cupcake dalam 1 boxnya, telah termasukgarmis yang akan dipakai untuk setiap CupCakenya
Adapun kualitas produk atau mutu produk yang kami hasilkan memiliki beberapa keunggulan:
o   Bahan baku kue berkualitas tinggi dan dapat memuaskan konsumen dengan harga yang murah,
o   Bermacam-macam bentuk kue dengan style yang uptodate
o   Tahan lama menggunakan bahan pengawet alami

4.2.   Ruang Lingkup Usaha
Ruang lingkup lingkup usaha Toko Kue “Cupcake Sport” ini kami rancang dengan sebaik mungkin karena semua itu bisa berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan kami, maka dari itu kami berusah memberikan sesuatu yang terbaik untuk konsumen.
Toko kue “Cupcake Sport”  terletak di Jl.Veteran No.66 Semarang-Jawa Tengah. Toko ini  sudah memenuhi persyaratan berdirinya sebuah perusahaan, karena lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari pemukiman penduduk dan akses transportasi menuju lokasi perusahaan sudah lancar.


4.3. Personalia dan Perlengkapan Kantor
Pemilik                                   :     Dea Ayu F.N
Penanggung Jawab               :     Mitha Purnatami
 Sekretaris                              :     Fathir Maulana Sani
Bendahara                             :     Martin Cipta Yogi Manurung





    BAB V
RENCANA PRODUKSI

5.1.   Proses Produksi
Proses produksi yang kami jalankan dalam perusahaanCupCake Sport ini dapat dilihat pada bagan berikut :

1.Panaskan oven pada suhu 180º C,
2.Kocok mentega, gula, garam hingga mengembang dan pucat, kemudiamasukkan telur, kocok lagi hingga tercampur rata dan mengembang,
3.Masukkan  tepung  terigu  dan  coklat  bubuk  secara  bergantian,  sambil diaduk hingga rata,
4.Tuang ke dalam loyang cupcakes dan panggang hingga matang selama 30 menit,
5.Angkat kemudian dinginkan.
6.Desain lapisan atas Cupcake dengan model bertipe sport atau olah raga mencakup logo club dan atribut-atribut lain sepak bola yang anda sukai.

5.2.   Sumber-sumber Produk / Bahan
Untuk sumber-sumber bahan baku kue, kami mengambil dari supplier atau perusahaan yang sudah terjamin dan terbukti kualitas kue dengan tekstur dan model kue yang menarik konsumen tentunya. Sehingga dengan begitu tidak merugikan berbagai pihak, baik dari pihak perusahaan maupun konsumen yang membelinya.

5.3.  Trend Perkembangan Pasar
Saat ini pertumbuhan ekonomi sangatlah berdampak pada hasil penjual barang maupun jasa yang ditawarkan. Apabila pertumbuhan ekonomi suatu Negara sedang membaik maka permintaan akan barang/ jasa masyarakat terhadap barang dan jasa akan lebih tinggi.
Ini berarti trend penjualan akan membaik pula maka suatu bisnis ataupun perusahaan yang menjual barang/ jasa penerimaannya akan lebih tinggi. Apabila dibandingkan ketika ekonomi Indonesia terkena krisis, maka daya beli masyarakat menjadi menurun, trend penjualan akan menurun akibatnya suatu bisnis atau perusahaan banyak yang mengalami kebangkrutan

5.4 Keunggulan Produk
a. Serbaguna.
Cupcakes memiliki berbagai keistimewaan dibandingkan kue pernikahan konservatif, karena dapat disajikan dengan berbagai rasa. Tidak hanya satu rasa yang biasa terdapat di banyak kue pernikahan. Dengan menggunakan cupcakes berbagai rasa yang berbeda dengan desain sport yang bermacam-macam, maka para tamu dapat menemukan rasa yang mereka kehendaki. Cupcakes sangat praktis, karena tidak perlu memotong-motong kue lagi. Sedangkan sebagai suvenir, cukup dikemas dalam wadah kotak atau plastik mika. Pasangan pengantin yang memilih cupcakes sebagai kue pengantin mereka pun tetap dapat mengadakan upacara pemotongan kue. Mintalah pembuat kue untuk membuatkan kue berukuran kecil, untuk diletakkan di bagian atas. Kue berukuran kecil inilah yang akan digunakan pada acara pemotongan kue.

b. Laris.
Sebagian besar masyarakat sering mengkonsumsi cupcakes. Cupcakes layaknya kue-kue yang acap kali ditemukan di bakery-bakery tiap daerah. Cupcakes dapat disajikan sebagai oleh-oleh dan acara seperti pesta, yang sangat praktis dan tidak merepotkan. Oleh karena itu cupcakes sangat digemari penikmatnya.

c. Trendi.
Sekarang ini cupcakes ada di mana–mana, terlihat dari beberapa contoh cupcakes di sejumlah media. penataannya cukup banyak pilihan dan tampil memukau. Apalagi ketika ditumpuk bersama-sama pada setiap lapisan tempat cupcakes, maka tampilan cupcakes akan sangat mengesankan.

d. Mudah dibuat.
Bagi baker atau pembuat kue yang berpengalaman, maka cupcakes dapat dibuat beberapa minggu sebelumnya dan dibekukan di tempat kedap udara. Namun demikian, dekorasi untuk menghiasi cupcakes relatif rumit karena dikerjakan satu persatu dan biasanya dibuat dalam jumlah relatif banyak. Apalagi bila pesta dihadiri oleh banyak tamu, dan cupcakes akan menjadi bagian dari jamuan untuk para undangan. 
BAB VI
PERENCANAAN PERMODALAN


6.1.   Sumber-sumber permodalan
Sebagai sumber awal mula pendirian Cupcake Sport yaitu dari pemilik toko kue sendiri. Sebagai investasinya untuk itu didirikanlah perusahaan dalam bidang perdagangan home industri.

6.2.   Neraca Permulaan Perusahaan
a)      Biaya produksi per tahun terdiri dari:
1.      Modal Awal produksi
Bahan Baku                                                                         Rp.  2.138.000,-                                                                                
Renovasi Awal & Desain Interior
Rp.   2.000.000,-
Kitchen Set
Rp.   1.000.000,-
Biaya Soft Opening dan Promosi awal
Rp.      500.000,-
Biaya gaji karyawan bulanpertama
Rp.   1.800.000,-  +
Jumlah Modal Produksi
Rp.   7.438.000,-

2.      Biaya lain-lain
       · Listrik /1 bulan                                        Rp.        75.000,-
       · Asuransi                                                  Rp.   2.000.000,-
       · Transportasi                                            Rp.      100.000,-
        · Pajak                                                        Rp.        50.000,-
    · Pemeliharaan toko dan peralatan    Rp.      300.000,-  +
Jumlah biaya lain-lain                                Rp.   2.525.000,-
Total seluruh biaya produksi (1 + 2)
Jumlah modal produksi                              Rp.      7.438.000,-
Jumlah biaya lain-lain                                       Rp.      2.525.000,-    +
Total                                                              Rp.      9.963.000,-


6.3.   Proyeksi Aliran Kas
Pada usaha kami proyeksi keuntungan kotor adalah 30% dari penghasilan. Rata-rata untuk toko kami ini, akan mampu menjual sekitar 5400 box pertahun, sehingga jika diambil keuntungan kotor pertahun adalah sekitar Rp.162.000.000,- pertahun dan keuntungan kotor perbulan yaitu Rp. 13.500.000,- .Keuntungan bersih dari hasil keuntungan kotor diatas adalah 162.000.000 – (162.000.000 * 30 %) = 162.000.000 – 48.600.000 =  113.400.000, jadi keuntungan bersih yang akan didapat yaitu Rp 113.400.000,- pertahun.
Jika dalam penjualan cupcake per pcs Rp 5000,- maka dalam penjualan 1 box cupcake yang berisi 6 pcs Rp 30.000,- dengan 15 box yang terjual kepada konsumen perhari maka  kami mendapatkan Rp 450.000,- dan Rp 9.450.000,- perbulannya.
Apabila pendapatan dari usaha cupcake sport ini stabil maka dalam 2 atau 3 bulan modal akan kembali.





6.4.   Proyeksi Penjualan
Tahun
Jumlah Penjualan
Harga per box cupcakes
Proyeksi Penjualan
2012
5400 box
Rp. 30.000
Rp.162.000.000
2013
5670 box
Rp. 30.000
Rp.170.100.000
2014
5940 box
Rp. 30.000
Rp.178.200.000
2015
6210 box
Rp. 30.000
Rp.186.300.000
2016
6480 box
Rp. 30.000
Rp.194.400.000
Tabel 6.4.1   

Proyeksi Penjualan cupcakes keuntungan diperkirakan naik 5 % per tahun
Keterangan : 1 box cupcake sport berisi 6 pcs kue cupcake sport dengan harga per pcs Rp. 5.000 .

Biaya tetap :
             Biaya gaji pertama karyawan              Rp.  1.800.000,-
                                                            
      Bahan Baku                                           Rp.  2.138.000,-
                                                                                
      Listrik /1 bulan                                        Rp.        75.000,-
            Asuransi                                      Rp.   2.000.000,-
            Transportasi                                            Rp.      100.000,-
            Pajak                                                        Rp.        50.000,-
            Pemeliharaan toko dan peralatan      Rp.       300.000,-  +
Jumlah biaya lain-lain                                Rp.   6.463.000,-


























6.5.   Perencanaan Laba Rugi
INVESTASI
JUMLAH (RP)
1.   Penyusutan gedung dan peralatan
      Rp      100.000,-
2.   Gaji pegawai
      Rp. 1.800.000,-
Jumlah
Rp.   1.900.000,-
Biaya variable/ produksi
Bahan Baku
       Rp.2.138.000,-
Kitchen Set                   
       Rp. 1.000.000,-
Jumlah
       Rp.3.138.000,-
Biaya-biaya lain
1.  Listrik                                                
2.  Asuransi                                          
3.  Transportasi            
5.  Pajak             
      Rp.      75.000,-
Rp.   2.000.000,-
Rp.      100.000,-
Rp.        50.000,-
Total Modal produksi
Rp.   2.225.000,-
TOTAL MODAL (PENGELUARAN)
Rp.   7.263.000,-
Pendapatan
Penjualan kue cupcake sport
     Rp  13.500.000,-
TOTAL PENDAPATAN
     Rp  13.500.000,-
PROYEKSI LABA/RUGI(KEUNTUNGAN)
Total Pendapatan
Total modal / Pengeluaran


Rp.13.500.000,-
   Rp. 7.263.000,-
TOTAL KEUNTUNGAN BERSIH
Rp. 6.237.000,-

6.6  ANALISIS BEP(BREAK EVEN POINT)

Rumus berdasar nilai
          FC
  BEP = --------------
           1 - VC
                P
·         FC : Biaya Tetap
·         P : Harga jual per unit
·         VC : Biaya Variabel per unit
Penyelesaian :
BEP = 6.463.000   
        1-(30.000/5000)
        = 6.463.000/ (1-6)
       =6.463.000/5
       =1.292.600
BAB VII
PENUTUP

Sebuah inovasi yang hebat tidak pernah lepas dari ide sederhana yang kreatif. Walaupun cupcake sport tersebuti terkesan sederhana , namun jika dipadukan dengan pola pikir yang kreatif dan inovatif , maka tidaklah mustahil jika rangkaian ini bisa menjadi sebuah solusi besar yang sangat membantu kita dalam melakukan usaha berbisnis kue dengan keuntungan yang besar.


PENGGOLONGAN DAN KLASIFIKASI INDUSTRI

PENGGOLONGAN DAN KLASIFIKASI INDUSTRI

1.     Berdasarkan SK Menperin No 19 M/SK/1986
a.            Industri kimia dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi atau                            setengah jadi. Contoh : industri kertas, semen, pupuk, selulosa dan karet.
b.            Industri mesin dan logam dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan      baku      atau barang setengah jadi. Contoh : industri elektronika, mesin, pesawat terbang,    perkakas, alat berat.
c.              Aneka industri, yaitu industri yang menghasilkan beragam kebutuhan konsumen. Contoh :         industri pangan, tekstil, kimia dasar, aneka industri bahan bangunan.
d.             Kelompok industri kecil, yaitu industri dengan modal kecil atau peralatan yang masih     sederhana. Contoh : industri rumah tangga.

2.    Berdasarkan Tempat Bahan Baku
                a.    Industri ekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku langsung dari alam.
                b.   Industri nonekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku dai industri lain.
                c.    Industri fasilitataif, yaitu industri yang berupa pelayanan jasa kepada masyarakat.
3.    Berdasarkan Modal
                a.    Industri padat modal, yaitu industri dengan modal besar dan banyak menggunakan tenaga mesin.
                b.   Industri padat karya, yaitu industri yang memerlukan banyak tenaga manusia.
4.   Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja
                a.    Industri rumah tangga, yaitu industri yang karyawannya < 5 orang.
                b.   Industri kecil, yaitu industri yang karyawannya 5-19 orang.
                c.    Industri sedang/menengah, yaitu industri yang karyawannya 20-99 orang.
                d.   Industri besar, yaitu industri yang karyawannya > 100 orang.
5.    Berdasarkan Lokasi Unit Usaha
                a.    Market oriented Industry, yaitu industri yang berorientasi pada pasar (konsumen).
                b.   Power oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tenaga kerja.
                c.    Supply oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tempat pengolahan.
                d.   Raw material oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada bahan baku.
                e.    Footloose oriented industry,  yaitu industri yang tidak berorientasi pada hal-hal tersebut di                 atas.
6.   Berdasarkan Tahapan Proses Produksinya
                a.    Industri hulu, yaitu industri yang mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang                setengah jadi.
                b.   Industri hilir, yaitu industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi barang jadi.
7.    Berdasarkan Produktifitas Perorangan
                a.    Industri Primer, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang tanpa pengolahan lebih      lanjut.
                b.   Industri Sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang yang membutuhkan        pengolahan lebih lanjut
                c.    Industri Tersier, yaitu industri yang bergerak di bidang jasa.
                d.   Industri Kwartier, yaitu industri jasa yang berbasis teknologi tinggi.
8.   Berdasarkan Pengelolaannya
                a.    Industri rakyat, yaitu industri yang diusahakan oleh rakyat.
                b.   Industri negara, yaitu industri yang diusahakan oleh negara dan umumnya merupakan           BUMN.
9.   Berdasarkan Asal Modal
                a.    PMPD (Penanaman Modal Dalam Negeri), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal      dari penanaman modal dalam negeri oleh pemerintah atau pengusaha nasional.
                b.   PMA (Penanaman Modal Asing), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari                 penanaman modal asing.
                c.    Patungan (Joint Venture), yaitu industri kerjasama antara swasta nasional dengan swasta     asing.
10.Berdasarkan Hasil Produksi
                a.    Industri berat, yaitu industri yang menghasilkan mesin dan alat produksi.
                b.   Industri ringan, yaitu industri yang menghasilkan barang jadi atau barang yang siap pakai dan               langsung dikonsumsi oleh masyarakat.
11.  Berdasarkan Bahan Dasar
                a.    Industri campuran, yaitu industri yang memproduksi lebih dari satu barang.
                b.   Industri trafik, yaitu industri yang seluruh bahan mentahnya diperoleh dari impor.
                c.    Industri konveksi, yaitu industri yang membuat pakaian jadi.
                d.   Industri perakitan (assembling), yaitu industri yang kegiatannya merakit beberapa    komponen menjadi barang jadi.
12. Berdasarkan Pemasarannya
                a. Industri lokal (nonbasic), yaitu industri yang produknya hanya dipasarkan di dalam negeri.
                b.   Industri dasar (basic), yaitu industri yang hasilnya dipasarkan di dalam maupun di luar negeri.
13. Berdasarkan Bahan Mentah
                a.    Industri agraris, yaitu industri yang bahan mentahnya berasal dari hasil agraria.

                b.   Industri nonagraris, yaitu industri yang bahan mentahnya berasal dari hasil tambang.

Minggu, 22 November 2015

CERPEN by : Deaayufn



 JANJI TERAHIR 

 Terusik kedamaianku saat terdengar satu nama yang mungkin tidak lebih baik terdengar ditelinga orang lain namun entah mengapa hatiku bergetar dan lidahku membeku saat mendengar nama itu disebut. “Sakti!!!” triakan suara temannya, aku memandanginya dibelakang pohon “hah,gerimis” aku begitu menikmati gerimis itu. Ya... karna dialah aku selalu ingin bersekolah, Karena dialah aku ingin selalu melihat gerimis. Entah mengapa bahagia jika aku dapat melihatnya setiap waktu. Disudut yang lain aku selalu ada tanpa ia mengerti ataupun tidak. Aku mencoba mengerti keadaan sikap dan tingkah lakunya.

Suatu ketika aku berjalan, kemudian melihatnya sedang berbicara dengan temannya atau bisa jadi teman dekatnya terlihat sangat bahagia, mereka tertawa mereka bercanda. “bagaimana biasa aku diantara mereka,aku hanya adik kelas yang diam diam suka dengan kakak kelas. Tidak mungkin” kemudian aku berjalan meninggalkan temat itu. Namun tiba tiba “hey” suara dari belakang membuatku terkejut, aku menengok ternyata dia. Dia menatapku aku tidak menyangka ini,seseorang yang begitu aku inginkan datang dan menemuiku. Aku hanya diam menatap matanya yang begitu hangat dan membuatku merasa damai.

“eh,haloo.. kamu kenapa?”
“e e enggak apa apa kok,em ada apa ya?” tanyaku dengan gugup kepadanya.
“ini aku cuma mau ngasi tugas kamu dari Bu Amanda”
“ohh iya makasi ya”

Begitu singkat berbicara dengannya begitu singkat waktu memberiku kesempata untuk biacara dengannya. Kenapa dan bagaimana waktu itu akan terulang kembali aku ingin sekali menatapnya sekali lagi. Setelah pertemuan itu aku selalu teringat dengan matanya,mata yang damai itu, “elga kamu tau gak aku tadi menatap matanya,mata yang indah dan damai” aku berkata dengan sahabatku Elga. “kamu bahagia? Terlihat dimatamu angel kamu bahagia” Saut sahabatku Elga. “Perhatian perhatian, ditujukan bagi seluruh murid yang saya sebutkan namanya silahkan memenemui saya dalam rangka pemilihan siswa untuk lomba MIPA kelas X dan XI yang terpilih menjadi kandidat adalah Sakti,Shasha,Emma,Retno,Angel,Putra.” Terdengar suara pengumuman dari toa sekolah.

“Kamu dengar itu Angel,Kamu dipanggil!” Kata Elga samba menepuk bahuku.
“Alhamdulillah aku terpilih aku akan berjuang Elga supaya sekolah kita menang”
“Aku dukkung Angel,dan kamu harus menang demi orang tua kamu dan demi sekolah kita. Kalau kamu menang kamu bisa ikut 2 minggu karantina di Jerman”

Saat itu aku bahagia sekali, aku terpilih menjadi kandidat lomba MIPA Internasional,semoga saja ilmu yang selama ini aku tekunni dengan sungguh sungguh mampu membuatku menjadi anak yang dibanggakan orang tuaku. Dan saat itu aku juga tidak menyangka aku dan dia ya orang yang penting bagiku juga menjadi kandidat bersamaku. Saat pertemuan kandidat itu Pak Guru telah menyampaikan bahwa kandidat ini dibagi menjadi 3 kelompok jadi setiap kelompok terdiri dari 2 orang. Aku bingung dengan siapa nantinya aku akan berkelompok.

“Sakti dan Putra”
“ee maaf pak Putra biar dengan saya saja soalnyakan rumah putra dengan rumah saya dekat” saut Retno yang saat itu menjadi pacar putra,mungkin mereka ingin selalu berdua.
“Yaudah kalau seperti itu Putra dengan Retno, Shasha dengan Emma dan Sakti dengan Angel” Keputusan itu sungguh membuatku terkejut. Kebetulan yang seperti apa ini mungkinkah aku bermimpi entahlah saat itu aku merasa terguncang.

Aku harus sering sering belajar nih biar aku bisa menang dan ikut karantina ke Jerman. Tiba tiba Sakti menepuk ku dan berkata. “Kapan kita bisa belajar bareng” dengan menatap wajahku sepertinya dia juga ingin kekarantina tapi aku harus bisa. “Ha? Belajar bareng,emm kalau bisa sih sekarang soalnya aku bener bener ingin pergi kekarantina”

Semenjak hari itu, kami sering belajar bersama kita selalu mencari tempat yang tenang untuk belajar dia membawaku ketempat yang sebelumnya tidak aku ketahui.

“Aku jemut kamu dirumah jam 7” Kata Sakti

Malam itu pun datang tepat pukul 07.00 dia didepan rumahku dan memanggil namaku rasanya kita bukan lagi kakak kelas dan adik kelas. Dia ramah dan menyenangkan,selama perjalanan dia selalu menghiburku dengan candaan yang mingkin terlihat sedikit tidak lucu tapi dia mampu membuatku tertawa. Yaa.. Kita tertawa diatas motor,mungkin aku dan dia telah menjadi bahan tontonan bagi orang yang melihat kita dijalan. Sungguh malam yang tidak terlupakan bagiku,dapat berdua dan bahkan bercanda dan tertawa dengannya. Namun tiba tiba gerimis aku senang dengan gerimis ini.

“Kok kamu seneng sih gerimis gini,kita kan jadi basah buku kita basah. Emangnya kamu gak mau belajar sama aku?”  Marah, dia marah saat itu aku hanya berkata dalam hati bahwa dia salah jika berkata aku tidak ingin belajar dengannya aku hanya diam aku tidak bisa apa apa.

“Kok malah diem sih? Oke sekarang gini aja kamu pake topi aku terus kamu pake hem aku biar kamu gak masuk angin nantinya”

Bagaimana mungkin aku mengalami kejadian ini kejadian yang sebelumnya aku tidak menyangka akan terjadi. Tuhan akankah waktu memberi kami untuk bersama seperti ini lagi, bukankah ini waktu yang singkat tuhan?

“Ayo kita berangkat” Kata Sakti dan aku langsung menghampirinya dan naik dimotornya.
“Kamu mau bawa aku kemana”
“Udah kamu diem aja deh,Kita cari tempat belajar yang asiklah kamu kedinginan kan sabar yaa” Kata Sakti Menenangkanku.
“Kamu gak bawa aku ketempat yang jauhkan” Pertanyaan bodoh yang terlontar dari mulutku dna Sakti hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya sambl berkata “Kamu apaapan sih?”

Sampai juga ditempat belajar,aku kira Sakti mebawaku ketempat yang mungkin mahal dan sekumpulan dengan teman teman gengnya.

“Kita sampai!!” Ia turun dari motor dan melepas helmnya.
“Disini ?”
“Iya kenapa kamu gak suka ya ?”
“Suka kok”
“Yaudah ayo masuk” Tiba tiba tangannya menggandengku dia membawaku kearah penjual dan memesankan 2 jagung bakar. Kita duduk, dia membuka buku dan mengajariku bagaimana perlajaran MIPA saat itu aku masih tidak percaya bahwa orang yang aku cinai kini ada didepan mataku. Aku hanya duduk,mengudak ngudak es teh yang ada di depanku.

“Kamu kenapa,kamu sakit”
“Enggak kok” Sautku.

Kami terus belajar bersama samba memakan jagung , mungkin dengan begitu aku dapat mudah menghafal pelajaran ini dan aku dapat mengikuti karantina nantinya.

“Ngmong ngomong kenapa kamu ingin ikut karantina ini kak? Em maaf kalau semisal gak dijawab gakpapa kok kak” Tanyaku, baru saat ini aku memberanikan bicara dengannya.
“Gausah panggil kak,Panggil sakti aja aku Cuma pengen banggain ortu aja si soalnya orang tuaku sering bertengkar” Jawab Sakti
“Maaf jadi..” 
“Enggak papa” Aku dan dia kembali belajar.

Malam itu sudah berlalu,dalam kurung waktu 2 minggu Aku dan Sakti saling menghabiskan waktu bersama. Belajar bersama, setiap malam jam 07.00 dia selalu menjemputku dan berlajar bersamaku. Saat belajar bersama Aku dan Dia selalu bercanda, cerita, bahagia. Kita menghabiskan waktu bersama,yang awalnya Aku berangkat sendiri dia jadi menjemputku setiap pagi dan dua hari terahir ini dia membawakanku bunga mawar setiap menjemput untuk berangkat sekolah. Kadang aku berfikir “apa dia menyukaiku,namun apa menyukaiku hanya butuh waktu sesingkat ini?”

“Bunga mawar untuk kamu” Sakti mengejutkanku saat aku membuka pintu.
“Untuk aku? kamu udah tiga kali ngasi bunga ada apa sebenarnya?”
“Udah deh bawa dulu nanti setelah keputusan karantina aku bakal kasi tau semuanya” Jawab Sakti sungguh hal ini membuatku penasaran. Apa  yang sebenarnya ada dibenak Sakti dan apa yang akan dia beritahu kepadaku.

Hari itupun tiba Hari tes pemilihan kandidat untuk terpilih karantina  di Jerman,dia tersenyum kepadaku dan membisikkiku “semoga belajar kita gak sia sia ya Angel” dan aku hanya bisa tersenyum,aku bahagia saat itu dengan seperti itu dia ckup membuatku semangat. Terdengar namaku disebut untuk wawancara dan mengerjakan soal , Tidak lama kemudian Sakti dipanggil. Giliran aku menunggu dia diruang tunggu,Dia keluar dan dia menggenngggam tanganku dan membawaku ke belakang sekolah.

“Ada apa kamu bawa aku kesini?”
“seperti yang aku bilang aku bakal bilang sesuatu ke kamu Angel aku mau bilang tentang sesuatu ke kamu. Aku mau jujur ke Kamu” Jawab Sakti mengejutkankku,sebenarnya apa yang akan dia sampaikan kepadaku.
“Apa Sakti udah deh gakusah bercanda sebentar lagi pengumuman karantina,Semoga aku kepilih deh (aku tertawa)” tiba tiba Sakti menggenggam tanganku dan seketika membuatku diam.

“Jadi gini,aku tau kalau selama ini kamu suka liatin aku kamu suka sama akukan dan akupu sebenarnya juga seperti itu angel. Pertama kali aku enggak tau sama sekali soal kamu,tapi temen aku temen dekatku dia bilang dia mergokin kamu lagi liatin aku dengan bengong. Saat itu aku jadi penasaran sama Kamu Angel,aku cari tau tentang kamu. Dan ahirnya aku tau semua tentang kamu,tanggal lahir kamu,makanan kesukaan kamu,hobby kamu dan masih banyak. Awalnya aku anggep semua ini biasa Anggel tapi semakin aku tau kamu aku semakin ingin dekat dengan kamu. Sama halnya dengan kamu yang gakbisa ngungkapin perasaan ke Aku,aku ingin kamu tau kalau sebenarnya aku suka sama kamu. Saat kita disatuin jadi satu kelompok Aku bahagia Angel. Kamu inget waktu kita belajar diwarung Jagung , saat Aku sama Kamu  aku mau pegang tangan Kamu tapi bodohnya aku gak berani. Aku gak berani Angel,dan Saat ini aku gatau siapa yang akan terpilih ikut karantina ke Jerman tapi yang pasti aku akan sedih kehilangan waktu waktu itu”

Pernyataan yang begitu membuatku terkejut Seseorang yang aku cintai yang aku sangka mencintai orang lain,kenyataannya juga mencintaiku. Saat dia mengatakan semua itu tak terasa air mataku menetes.

“Kamu ngomong apa (sambil mengusap airmataku) jangan bercanda deh”

“Gakaada yang bercanda disini Angel aku serius (dia memelukku) , aku ingin kamu tulis nama kamu dan pesan terahir sebelum kita perpisah di tembok belakang sekolah ini”

“Udah..”
“Yaudah ayo kita kembali kepemilihan”

 “Ahirnya sampai juga dipuncak acara yaitu peserta yang terpilih ikut karantina ke Jerman,Tanpa menunggu lama kita panggil pemenang pemilihan karantina. Yang terpilih adalah….Sakti!!”
Setelah pengumuman itu disampaikan Sakti menatapku kemudian dia Niak kepanggung member sambutan. Aku sedih saat itu karena aku tidak terpilih tapi aku bahagia Sakti telah terpilih. Acara itupun selesai kemudia Sakti menghampiriku dan Berkata “Angel,aku akan pergi mungkin sedikit lama,kamu jangan sedih. Kita akan bertemu lagi,di tempat dimana kita belajar bersama, 3 tahun lagi. Aku janji aku akan menunggu hari itu aku akan mengingatmu dan aku akan menepati janjiku itu Angel (mengusap air mataku) kamu jangan menangis,aku janji aku akan pulang dan membawa piala itu piala juara MIPA”

Itulah kata dan Janji Terahir sakti,mobilnya melaju kenjang aku berdiri dan melihat kepergiannya airmataku menetes. Dan aku hanya berharap semoga Sakti dapat menepati janji itu. Semoga ia dapat menjadi seseorang yang dapat dipegang omongannya dan dapat menepati janjinya.